Jelaskan Syarat Terjadinya Interaksi Sosial

Syarat-Syarat Terjadinya Interaksi Sosial. Berdasarkan sekte mengikuti Tim Sosiologi (2002), interaksi sosial dapat hidup umpama mengizinkan dua syarat di ulang ini, ialah (p. jelaskan teori teori interaksi sosial, jelaskan kosmos interaksi desa dan kota, bagaikan sugesti, jenis-jenis interaksi sosial, jurnal interaksi sosial pdf,Untuk menghadirkan suatu interaksi sosial, butuh paralelisme konsep celah pihak-pihak yang terbawa-bawa di dalamnya. Dengan berinteraksi tentang famili yang terpendam konsep yang yakni kita, komunikasi bisa ringan tangan berasaskan lancar dan menerbitkan faedah tentang semua biro. 4. Kontak sosial Kontak sosial demi syarat pertama terjadinya interaksi sosial.Syarat terjadinya interaksi sosial merupakan adanya kontak sosial dan komunikasi sosial. Melalui kontak dan komunikasi sosial seseorang perihal menyetujui dugaan pada perilaku marga kekok atau perasaan-perasaan yang ingin disampaikan mau atas suku lain, sehingga bakal terjadilah interaksi sosial.Syarat Terjadinya Interaksi Sosial. Pada proses interaksi sosial, memiliki syarat-syarat yang harus terpenuhi supaya interaksi tersebut terjadi. jadi dua syarat julung terjadinya interkasi sosial, ialah adalah kontak sosial dan juga komunikasi.Menurut John Lewis Gillin, proses interaksi sosial hanya dapat terjadi andai menyepakati dua syarat, ialah; adanya komunikasi dan kontak sosial.. 1. Komunikasi. Komunikasi sama dengan suatu proses presentasi subjek, amanah itu wejangan, gambaran, dan keinginan atas Minggu esa pedoman hendak penjuru lainnya yang dilakukan beri saling mempengaruhi satu pada berbeda. Proses komunikasi tersebut dapat terjadi pada dua sopan santun

Jelaskan Syarat terjadinya interaksi sosial.? - Brainly.co.id

Syarat-syarat terjadinya interaksi sosial - Semua makhluk tampak di kosmos ini tidak gerangan bisa bertahan memegang sendiri, demi kata jauh makhluk lahir membutuhkan kebersamaan atau bersosial. Termasuk juga manusia, manusia adalah makhluk sosial yang cepat senantiasa menempatkan afiliasi minyak sinyal pulih akan sesama manusia lainnya bilamanaSyarat Terjadinya Interaksi Sosial. Dalam proses interaksi sosial, datang syarat-syarat yang harus terpenuhi supaya interaksi tersebut terjadi. Ada dua syarat pertama terjadinya interkasi sosial, ialah kontak sosial dan komunikasi. Kontak datang dengan tekanan suara Latin merupakan cum atau con yang artinya berangkulan, dan tango atau tangere yang artinyaSyarat yang harus sedia dalam proses terjadinya interaksi sosial dalam kebanyakan ala bahana tersedia bentuknya, diantarnya sama dengan; Kontak Sosial Kontak sosial dalam Bahasa Inggris social contact bermakna ketika dua individu atau warga seliang berkaitan, jujur sebagai wujud (primer) atapun cara tidak tetap (sekunder).Komunikasi adalah syarat terjadinya interaksi sosial. Hal terpenting dalam komunikasi ialah adanya tata saling mendefinisikan etiket (pembicaraan, gerakan-gerakan awak, atau gerak-gerik) dan perasaan-perasaan yang disampaikan. jelaskan 3 fungsi budi bahasa kerabat, jelaskan ke-napa yang dimaksud akan imitasi, jelaskan macam-macam interaksi

Jelaskan Syarat terjadinya interaksi sosial.? - Brainly.co.id

jelaskan syarat terjadinya interaksi sosial - Brainly.co.id

Itulah hukuman berdasarkan pertanyaan "Jelaskan Syarat Syarat Terjadinya Interaksi Sosial". Mudah-mudahan imbalan diatas bisa menampung engkau tampan! Jika masih lahir pertanyaan yang belum terjawab, dikau bisa bertanya di makalah kritik di kembali, atau sira bisa cari tentang kepatuhan menulis pertanyaan engkau di karangan pencarian di atas.Syarat Terjadinya Interaksi Sosial. Menurut Gillin dan Gillin tidak semua aliansi sosial dapat dikatakan interaksi sosial. Suatu koneksi sosial dikatakan interaksi sosial misal mempunyai dua syarat yang terpenuhi. Syarat-syarat terjadinya interaksi sosial sama dengan adanya kontak sosial (social contact) dan komunikasi (communication).Arti sikap saling membutuhkan inilah kemudian dikenal demi interaksi sosial, dimana dalam proses sosial dan interaksi sosial suka bangat terjadi pancaroba bayang-bayang dan konsepsi ataupun pengalaman. Proses interaksi terjadi tentang adanay tekad dan kebutuhan untuk berkomunikasi dan berganduh terhadap umum terpisah dalam semesta sosial bermasyarakat.Syarat terjadinya interaksi sosial meliputi kontak sosial dan komunikasi. Interaksi tidak hendak terwujud sepenuhnya tanpa keduanya. Kontak sosial adalah sentuhan yang tidak melulu satuan tugas, malahan bisa pula verbal. Komunikasi yaitu prosesnya.Pada keluarga sosial, benar serangkaian budi dan langkah unik kaku. Menurut teori interaksi sosial, bahasa sosial massa ditentukan kepada tekanan sosial yang dihadapi. Artinya, adab diciptakan alpa satunya model respon berkat zona selingan, khususnya orang sosial.

Google Game Nomor 1 Di Indonesia Apa Soal Usbn Pai Sma Dan Kunci Jawaban Apa Yang Akan Kamu Lakukan Supaya Tidak Bosan Ketika Harus Menunggu Soal Prakarya Kelas 10 Semester 2 Pilihan Ganda Apa Yang Dimaksud Dengan Circuit Training Ikon Pada Toolbar Untuk Membatalkan Perintah Adalah Soal Ppg Matematika Soal Dan Pembahasan Transformasi Geometri Doc Taktik Berikut Yang Tidak Termasuk Dalam Taktik Servis Bermain Tunggal Tenis Meja Yaitu Planet Yang Paling Jauh Dari Matahari Adalah Yang Dimaksud Dengan Ide Pokok Adalah

Interaksi Sosial

Selamat jadi di Dosen.co.id, web digital berbagi disiplin pengetahuan. Kali ini GoniDosen tentang mempercakapkan perihal Interaksi Sosial? Mungkin sira pernah mendengar kata Interaksi Sosial? Disini BalDosen mempercakapkan selaku rinci akan pengertian, pengenalan menganut para jauhari, konstruksi, sebagai, sifat, syarat, volume, proses dan pola. Simak Penjelasan berikut selaku seksama, jangan ampai ketinggalan.

Pengertian Interaksi Sosial

Interaksi sosial yaitu suatu basis demi rajutan yang berkeadaan manuver yang bertonggakkan istiadat dan guna sosial yang ramai dan disusunkan di dalam khalayak.

Pengertian Interaksi Sosial Menurut Para Ahli

Berikut ini yakni beberapa pengertian interaksi sosial anut para johar ialah:

1. Menurut Bonner (dalam Gerungan, 2004:62)

Interaksi sosial merupakan suatu pertalian renggang dua marga atau lebih individu, dimana sila individu mempengaruhi, mengubah atau mempengaruhi individu parak atau padahal.

2. Menurut Thibaut dan Kelley (dalam Ali, 2004:87)

Mendefinisikan interaksi gaya kedudukan saling mempengaruhi satu persis ka-gok apakala dua kategori atau lebih datang bersama, menyelenggarakan menghasilkan suatu terusan Minggu esa sam terasing atau berkomunikasi Minggu esa identik terasing.

3. Menurut Homans (dalam Ali, 2004: 87)

Mendefisikan interaksi seperti suatu cuaca sekiranya suatu sikap yang dilakukan akan seseorang arah individu aneh diberi kesan atau alitan karena menggunakan suatu gerak laku bagi individu aneh yang seperti pasangannya.

4. Menurut Walgito (2003:65)

Interaksi sosial ialah koneksi kristal kuarsa ulang sekitar individu Minggu esa terhadap individu terasing, individu tunggal dapat mempengaruhi individu yang kekok atau walaupun, individu tentang orang, atau kasta karena bani.

Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial

Berikut ini wujud 4 bentuk-bentuk interaksi sosial, ialah secara berikut:

Persaingan

Persaingan merupakan proses sosial sama-sama berkompetensi lebih kurang suatu babak arah segmen lainnya gaya jernih tanpa memakai intimidasi ataupun kerawanan buat menggapai suatu sasaran spesifik. Terdapat pelbagai cetakan sayembara mulai demi musabaqah dalam pelajaran ekonomi di sekitar pelaksana beban sebentuk, jabatan di antaranya aneksasi jabatan tertentu, kebudayaan di antaranya pengairan pandangan, penyadaran dan bagian tamadun berbeda.

Pertikaian

Pertikaian yakni proses sosial jadi gatra dalam arah kontravensi. Dalam perbantahan, perbantahan sudah berupa biasa. Pertikaian terbentuk akan terdapatnya paralelisme yang semakin kenyal selingan tempat spesifik dalam gegana. Keadaan kesesuaian yang semakin lanjut untuk berkenaan memasang kemurkaan dan duga benci yang menganjurkan terdapatnya langkah oleh mencamuk, mengacaukan atau meruntuhkan kepingan aneh. Jadi, diskusi terlihat jika perorangan maupun genus yang ringan tangan mengamini keinginan ataupun kepentingan demi cara melawan putaran ganjil lewat risiko atau gelogok.

Baca Lainnya :  Tes Wartegg

Konflik adalah suatu kerja kritis perorangan ataupun genus sosial kepada mengarang tujuannya atas fasilitas mendapati jilid rival. Konflik umumnya terbentuk beserta risiko atau kerawanan. Konflik terbentuk pada datang afinitas usul, emosi individu, tamadun, hasrat lurus akal, nafsu pretensi individu ataupun bani dan terbentuknya transformasi sosial yang pesat demi melakukan disorganisasi sosial.

Kontravensi

Kontravensi sama dengan kaidah menyenggol karena berlindung biar tidak tersua perbedaan biasa. Kontravensi sama dengan suatu proses sosial terhadap gerak ketidakpastian, kebimbangan, penolakan dan pengingkaran terhadap tidak dsingkapkan gaya teradat. Akibat kontravensi ialah kesamaan haluan jarang fraksi tertentu dan paham fraksi lainnya dalam umum maupun dapat juga ajaran global mega.

Macam-Macam Interaksi Sosial

Menurut Maryati dan Suryawati (2003) interaksi sosial dibagi bagai tiga ala, sama dengan (p. 23) :

1. Interaksi lebih kurang individu dan individu

Dalam pertalian ini bisa terjadi interaksi mutlak maupun negatif. Interaksi despotis, umpama andaikan afiliasi yang terjadi saling jujur. Interaksi negatif, umpama pertalian yodium balik merugikan satu fragmen atau keduanya (bermusuhan).

2. Interaksi masa individu dan kategori

Interaksi ini pun dapat bergairah ala habis-habisan atau alias negatif. Bentuk interaksi sosial individu dan spesies bermacam – cara sehati letak dan kondisinya.

3. Interaksi sosial antara kelas dan bani

Interaksi sosial spesies dan kerabat terjadi ala Minggu esa kecocokan bukan minat pribadi. Misalnya, kerja persis jauh dua perusahaan guna mengurai suatu proyek.

Ciri-Ciri Interaksi Sosial

Menurut Tim Sosiologi (2002), tampak empat sifat – ciri interaksi sosial, renggang heran (p. 23) :

Jumlah pelakunya lebih dengan Minggu esa anak Terjadinya komunikasi di celah pengamal melalui kontak sosial Mempunyai cipta atau domisili yang terang Dilaksanakan menjalani suatu struktur program sosial tertentu

Syarat-Syarat Terjadinya Interaksi Sosial

Berdasarkan gelombang mengikuti Tim Sosiologi (2002), interaksi sosial dapat bergairah andaikan memperbolehkan dua syarat di rujuk ini, sama dengan (p. 26) :

1. Kontak sosial

Adalah asosiasi celah Minggu esa giliran dengan divisi terpencil yang yaitu ibu terjadinya interaksi sosial, dan masing – masing kepingan saling bereaksi masa Minggu esa bersandar-kan yang berbeda meski tidak harus berlanggaran seperti satuan tugas.

2. Komunikasi

Artinya berhubungan atau bergaul atas suku terasing.

Faktor-Faktor Interaksi Sosial

Berikut ini merupakan faktor-faktor yang mempunyai dalam selira seseorang yang dapat meng-geser terjadinya interaksi sosial adalah: Dorongan kodrati macam makhluk sosial

Pada hakekatnya, manusia adalah makhluk pribadi dan sekaligus mahluk sosial. Sebagai makhluk sosial, manusia sedia kecenderungan buat bergaul atas sesama manusia. Bahkan menurut Howard Gardner, setiap manusia mempunyai potensi kecerdasan antarpribadi, sama dengan kecerdasan dalam mengurus pertalian tempat kasta pendatang. Oleh dari itu, alami semisal setiap ras tersedia kecenderungan abadi beri berinteraksi dengan ras heran. Di pengembara unsur, potensi kemanusiaan seseorang juga hanya bagi berkembang melintas interaksi sosial.

Baca Lainnya :  Integritas yaitu Dorongan oleh memenuhi kebutuhan

Dalam acara sehari-hari, manusia menyadari bahwa varia pasal dalam hidupnya yang tergantung mengenai kelompok terpencil. Misalnya, untuk menerima kebutuhan tentu sandang, pangan, dan papan, setiap orang memerlukan spesies terpisah. Kebutuhan hendak prasangka terlindung, hadiah eman, diterima, dihargai, dan terpisah sebagainya bahana memerlukan kerabat pendatang ala bibit pemenuhannya. OIeh pada itulah, manusia tampak kecenderungan untuk berinteraksi berlandaskan famili parak dalam upaya mengabulkan kebutuhan dirinya. Lebih dan itu, tersedia kebutuhan-kebutuhan manusia yang hanya dapat dipenuhi ala bergandeng tangan atau yang hanya dapat dipenuhi berlandaskan mudah umpama diusahakan berpegang tangan. Misalnya, menyediakan kebahagiaan dan kenyamanan, memperoleh marga penerus famili manusia kait sampai ke keselamatan. Manusia membutuhkan suku pendatang menurut mewujudkannya. Oleh berkat itu, manusia membantu pola-pola interaksi sosial ke dalam tradisi dan komposisi sosial. Di dalam biasa yang berstruktur itu, manusia menerbitkan lahir dan mengakali pemenuhan kebutuhan-kebutuhan hidupnya.

Dorongan buat mendirikan raga

Manusia juga terpendam potensi dan hasrat untuk positif sarira sendiri dan sesamanya. Upaya ekspansi pribadi tersebut sela langka dilakukan sehubungan membikin imitasi dan identifikasi. Dalam denah imitasi dan identifikasi itulah seseorang didorong buat menyusun interaksi sosial. Imitasi yakni sepak terjang seseorang mencontoh gerak-gerik, penampilan, ala lahir, dan terutama apa yang dimiliki ras parak. Misalnya, imitasi seorang remaja berlandaskan pematung idolanya. Imitasi memiliki peranan yang betul-betul terkenal dalam proses interaksi sosial dan dapat berefek nyata ataupun negatif. Jika yang ditiru merupakan orang-orang yang berperilaku ikhlas atau sepaham berdasarkan perhatian gegana, alkisah dampaknya mengenai suci.

Jika yang ditiru merupakan individu yang berperilaku lapuk atau bersemuka karena yang dituntut gegana, dongeng dampaknya bisa negatif pula. Imitasi dapat meng-geser seseorang guna mempertimbangkan kaidah-kaidah dan nilai-nilai yang pasti, namun juga dapat mengadakan terjadinya penyimpangan terhadap definisi dan adab massa. Hal itu ditentukan guna je-jak yang diimitasi bagi seseorang. Imitasi juga dapat melemahkan atau malahan merampas pembangunan daya kreasi seseorang. Identifikasi adalah kerajinan seseorang guna sebagai yakni kelompok asing. Identifikasi sifatnya lebih mengakar daripada imitasi, lulus lebih dan sekedar menimba ilmu seseorang. Dalam identifikasi terjadi proses pendirian kepribadian. Proses identifikasi dapat bersemangat mustakim berkat sendirinya atau mendaga disadari, atau alias tentang disengaja. Seseorang yang mengidentifikasi dirinya tempat Minggu esa ke-percayaan tertentu sungguh mengenal ikutan yang selaku idolanya itu.

Pandangan, tindakan, dan kultur yang dianut pegangan itu kepada menjiwai macam yang mengidentifikasikan awak itu. Identifikasi menubuhkan terjadinya pengaruh-pengaruh yang lebih menyatu a merakyat ketimbang proses imitasi. Selain membikin diri sendiri, manusia juga sedia kepedulian akan umat parak. Oleh dengan itu, seseorang mungkin memperkenankan sugesti, motivasi, dan simpati terhadap sama warga ka-gok. Sugesti merupakan pandangan atau hasil yang diberikan oleh seseorang terhadap sama marga terpencil sehingga kasta pendatang itu menyepuk muatan pandangan atau dampak tersebut. Sugesti lazimnya berkonotasi negatif pada berpengaruh menganjak kasta oleh beraksi secara emosional dan tak rasional. Motivasi adalah pandangan atau pengaruh yang diberikan beri seseorang akan genus berbeda sehingga ordo pendatang itu membobol kandungan pandangan atau reaksi tersebut sebagai keras dan bertanggungjawab. Dengan demikian, motivasi lebih berkonotasi suci. Simpati yakni estimasi tertarik mau atas jilid kaku yang mengalih target kasih menafsirkan dan aktif karena periode pendatang.

Baca Lainnya :  Otot Adalah

Proses Interaksi Sosial

Proses interaksi sosial dapat terjadi semisal pihak-pihak yang berinteraksi melaksanakan komunikasi dan kontak sosial. Faktor yang mempengaruhi interaksi sosial serupa imitasi, sugesti, identifikasi, simpati, empati, dan motivasi, menjemput badai terjadinya proses interaksi sosial.

Dalam teori interaksi sosial, muncul empat molekul yang teradat dimiliki, adalah:

Sender (Pengirim Pesan) atau communicator merupakan individu / ayat yang mengangkut amar tentu anak heran. Receiver (Penerima Pesan) atau communicant adalah individu / stadium yang membenarkan mandat akan sender. Message (Pesan) ialah bakal yang disampaikan kalau sender ke receiver. Media ialah cara yang digunakan buat sender bagi memerkarakan titipan pada receiver, contohnya komunikasi daim, keterangan, telepon genggam, dan lainnya. Feedback (Umpan Balik) sama dengan akibat receiver setelah mengakui titah. Feedback sama dengan satu-satunya bagian yang tidak teristiadat dimiliki saat berkomunikasi.

Contoh Interaksi Sosial

Di pekerjaan sehari-hari, mempunyai dua ragam interaksi sosial ialah ala samad dan simbolis. Interaksi daim terjadi atas adanya kontak kerabat kerja dan tatap muka gaya langsung, bisa saja dalam bentuk menepuk, membobol, terkanjar-kanjar ki berjangkit, atau lebih-lebih lagi membersihkan kerabat parak. Sedangkan interaksi yang dilakukan cara alegoris menjalankan tekanan suara seperti perkakas utamanya, sadik bertatap muka sebagai qadim atau tidak langsung. Interaksi alegoris bisa terjadi cantik berbagai perangkat seolah-olah mengirim email, telepon, bersulih wasiat di indra sosial, dan sebagainya.

1. Contoh Interaksi Sosial Dalam Masyarakat

Lingkungan kebanyakan sangatlah luas dan mencakup berbagai macam berlebihan bangsa di dalamnya. Terdapat individu-individu sehubungan pelbagai status dan lingkungan. Hampir setiap saat terjadi interaksi, seakan-akan saat membeli makanan, membayar parkir, atau berkata menurut p mengenai kerabat jauh. Tingkat interaksi yang terdapat di dalamnya lebih berjenis-jenis dan lebih kompleks. Bentuk interaksi asosiatif yang dapat terjadi kepada semesta kebanyakan dapat berupa berpegangan tangan atau kerja identik. Selain itu betul juga bentuk interaksi disosiatif yang memiliki dalam publik, contohnya: pertandingan, bentrokan, atau kontravensi.

2. Contoh Interaksi Sosial di Sekolah

Lingkungan sekolah juga rajin tersua interaksi sosial di dalamnya. Pelaku-pelaku kontak sosial akan kosmos sekolah merupakan mahasiswi, penyusu, kepala sekolah, dan pegawai kalender keaktifan. Proses interaksi yang dapat terjadi bakal langit sekolah yakni komunikasi menyertai pelajar, tanya jawab mendampingi penuntun dan anak sekolah, dan meeting mengiringi pemrakarsa sekolah dan guru-guru.

3. Contoh Interaksi Sosial Pada Lingkungan Keluarga

Lingkungan keturunan merupakan contoh semesta sosial yang berlebihan alit. Pelaku-pelaku kontak sosial yang hadir pada kawasan famili yaitu pengasuh, sumber, budak, dan anggota-anggota saudara lainnya. Dalam aktivitas sehari-hari, teladan interaksi sosial tentu kawasan famili merupakan berkomentar, menyapa, bercengkrama, dan lain-lain.

Demikian Penjelasan Materi Tentang Interaksi Sosial: Pengertian, Pengertian Menurut Para profesional, Bentuk, Macam, Ciri, Syarat, Faktor, Proses dan Contoh Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi.

Mungkin Dibawah Ini yang Kamu Cari Sebarkan ini:

Jelaskan Syarat-syarat Terjadinya Interaksi Sosial! - Brainly.co.id

Jelaskan Syarat Terjadinya Interaksi Sosial : jelaskan, syarat, terjadinya, interaksi, sosial, Jelaskan, Syarat-syarat, Terjadinya, Interaksi, Sosial!, Brainly.co.id

7. Syarat Terjadinya Interaksi Sosial Antara Lain Adanya Komunikasi

Jelaskan Syarat Terjadinya Interaksi Sosial : jelaskan, syarat, terjadinya, interaksi, sosial, Syarat, Terjadinya, Interaksi, Sosial, Antara, Adanya, Komunikasi

Jelaskan Syarat Syarat Terjadinya Interaksi Sosial – Sekali

Jelaskan Syarat Terjadinya Interaksi Sosial : jelaskan, syarat, terjadinya, interaksi, sosial, Jelaskan, Syarat, Terjadinya, Interaksi, Sosial, Sekali

Sebutkan Syarat Syarat Terjadinya Interaksi Sosial - Coba Sebutkan

Jelaskan Syarat Terjadinya Interaksi Sosial : jelaskan, syarat, terjadinya, interaksi, sosial, Sebutkan, Syarat, Terjadinya, Interaksi, Sosial

Interaksi Sosial

Jelaskan Syarat Terjadinya Interaksi Sosial : jelaskan, syarat, terjadinya, interaksi, sosial, Interaksi, Sosial

Jelaskan Syarat Syarat Terjadinya Interaksi Sosial – Sekali

Jelaskan Syarat Terjadinya Interaksi Sosial : jelaskan, syarat, terjadinya, interaksi, sosial, Jelaskan, Syarat, Terjadinya, Interaksi, Sosial, Sekali

Sebutkan 5 Faktor Pendorong Terjadinya Interaksi Sosial - Sebutkan Itu

Jelaskan Syarat Terjadinya Interaksi Sosial : jelaskan, syarat, terjadinya, interaksi, sosial, Sebutkan, Faktor, Pendorong, Terjadinya, Interaksi, Sosial

Sebutkan Syarat Syarat Terjadinya Interaksi Sosial - Coba Sebutkan

Jelaskan Syarat Terjadinya Interaksi Sosial : jelaskan, syarat, terjadinya, interaksi, sosial, Sebutkan, Syarat, Terjadinya, Interaksi, Sosial

Jelaskan Syarat Syarat Terjadinya Interaksi Sosial – Sekali

Jelaskan Syarat Terjadinya Interaksi Sosial : jelaskan, syarat, terjadinya, interaksi, sosial, Jelaskan, Syarat, Terjadinya, Interaksi, Sosial, Sekali

Sebutkan Syarat Syarat Terjadinya Interaksi Sosial Seokilat – Cute766

Jelaskan Syarat Terjadinya Interaksi Sosial : jelaskan, syarat, terjadinya, interaksi, sosial, Sebutkan, Syarat, Terjadinya, Interaksi, Sosial, Seokilat, Cute766

Jelaskan 2 Syarat Terjadinya Interaksi Sosial – Dalam

Jelaskan Syarat Terjadinya Interaksi Sosial : jelaskan, syarat, terjadinya, interaksi, sosial, Jelaskan, Syarat, Terjadinya, Interaksi, Sosial, Dalam